Monday, November 26
khuda haafiz
hari minggu saya kebagian jatah menjaga bapak saya di rs dari pagi sampe malem. ketika jam 5-an sore saya sudah mulai agak tidak betah dan pamid keluar sebentar untuk pergi ke warnet di sebelah rs. saya pikir jika nanti saya menyalakan y!m saya, saya bisa ketemu dengan teman atau orang yang bisa sedikid menghibur saya dan menghilangkan penad saya.

dan ketika y!m saya sudah menyala, memang ada yang mengajak bicara yaitu teman saya sewaktu kuliah di bandung dulu.

"hi dib. selamad hari minggu" sapanya.
"selamad hari minggu juga. khuda hafiiz" balas saya.
dan dia bertanya apa arti kalimad terakhir. saya menjawab "itu basa india. artinya aku menitipkan dirimu kepada Tuhan yang ada di dalammu (menjiplak apa kata pengarang buku yang saya baca hehehe)".

jujur waktu itu saya tidak mengharapkan dia yang mengajak saya bicara. karena mungkin tak akan ada senda gurau yang bisa membuad saya tertawa untuk memperbaiki mood saya yang sedikid tidak baik.

percakapan pun bergulir, mulai dari membahas teman-teman sampai akhirnya dia bercerita bulan januari akan kembali ke medan (teman saya ini sedang berada di bandung) untuk menuntaskan tanggung jawabnya. dan saya bertanya sebenarnya ada apa. dan kemudian dia pun curhad pada saya. tentang ini dan itu. saya menunggunya sampai selesai.

dan kemudian dia menulis "aku sampe bertanya sebenernya buad apa aku hidup? sebenarnya tujuanku itu apa?"

saya tercenung sebentar. yah, pertanyaan yang sama pun segera saya ajukan pada diri saya. buad apa yah saya hidup? dan selama memikirkan pertanyaan yang sama untuk saya, saya memikirkan kalimad apa yang harus saya ketik kepada teman saya ini.

beberapa detik saya terdiam, dan kemudian tanpa berpikir apa-apa saya mulai menggerakkan jemari saya, "kamu pingin ngelakuin apa? untuk saad ini"

dan dia pun menjawab panjang lebar yang isinya begituuuu banyak keinginan yang mulia yang ingin dia lakukan terutama untuk anak-anak kecil dan jalanan.

dan kembali saya terdiam. dan kembali saya tidak memikirkan jawaban untuknya dan mulai mengetik,"kalau begini gimana..."

saya berhenti sebentar dan dia bertanya,"gimana dib"

"aku tahu kamu punya begitu banyak hal yang ingin kamu lakuin. dan aku salud sama kamu yang punya begitu banyak hal yang mulia untuk kamu lakuin"
"tapi mungkin kamu sebaiknya mendahulukan apa yang musti kamu selesaikan terlebih dahulu. daripada memikirkan banyak hal yang malah membuadmu bingung dan tidak bisa menyelesaikan semuanya"
"coba selesaikan satu per satu perlahan. Tuhan pasti memberikan jalan buad kamu ke arah apa yang kamu mau. yang penting kamu harus yakin dan percaya"

dan ia membalas "iah ya dib."

"dan nom ... menurud ilmu psikologi sih, kalo kita mengeluh dan semakin memfokuskan diri dengan keluhan kita, biasanya pikiran kita makin gag tenang. dan pikiran kita itu mempengaruhi kinerja kita. kalo kita hidup dengan pikiran yang lebih yakin dan percaya, pasti kinerja kita juga akan lebih baik. iah gag sih?"

dan ia sekali lagi mengiyakan saya. dan saya saad itu tersenyum lebaaaar sekali. bukan karena dia setuju dengan pendapad saya, tetapi karena saya memperoleh jawaban atas masalah saya sendiri. rasanya berkali-kali lipad lebih dari jika saya sedang dihibur oleh seseorang dengan canda guraunya hehehe

dan dia menuliskan kata terima kasih pada saya dan berjanji akan menyelesaikan tanggung jawabnya di medan dan tidak mengeluh lagi. saya pun berkata kalau kami ini sama-sama belajar menjadi lebih baik.

kemudian dia menulis "kamu pasti mengalami hal-hal yang menakjubkan dalam hidupmu sampai kamu jauh lebih hebad, dib"

saya tersenyum lagi lalu membalas,"hehehe, Tuhan punya jalan untukku nom"

dan kami berbincang sedikid sebelum akhirnya saya pamid untuk kembali ke rs.

"doakan saya ya dib," tulisannya di akhir perbincangan.
"ya, aku masukin dalam daftar doaku. khuda haafiz" pamidku.
"khuda hafiiz juga. gbu"
"gbu, nom"

lalu saya kembali ke rs. senyum itu masih mengembang sampai saya menulis cerita sederhana ini. Tuhan memang mempunyai jalan sendiri-sendiri untuk masing-masing manusia karena itu kita seharusnya tetap senantiasa bersyukur, yakin dan percaya

... khuda haafiz teman-teman ...

[dB] @ 1:38 PM [ ]
SAY "YES" to ASI
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia
join the forum

profile:
dibbie soedibyo
graphic and web designer
full time mother
fall in love with my son...

my page:
frenster
portfolio

dykta's page:
gallery
video