Monday, June 27
THINKING A LOT
backsound : pergi untuk kembali - ello
udah seminggu lebih ini mikir banyaaaaak banged. mikirin semuanya ... yang mungkin gag pernah mikirin saya ... hehehe. jumat kemaren semped sampe gag tidur. gag bisa tidur. udah dimerem-meremin tapi tetep gag bisa. ya itu tadi, otak terus mikir. ngerenungin dari awal kejadian sampai detik terakhir dimana saya gag bisa mejemin mata saya. mikirin segala sebab akibat dan imbas yang saya terima, dari semua yang sudah saya lakukan selama ini. memikirkan adakah gerangan mereka, semua yang di sekitar saya, pernah sekali saja memikirkan saya : eksistensi saya, cara berpikir saya, prinsip saya dan terlebih lagi perasaan saya. adakah saya memang diperlukan untuk sebagai seseorang yang dibutuhkan keberadaan saya dan tak mau kehilangan atau diperlukan karena saya bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka.
terkadang saya ingin lari dari situasi yang saya anggap merugikan baik fisik maupun batin dan perasaan saya. energi saya terbuang percuma, apalagi emosi saya menjadi tak terkontrol menyebabkan segala sesuatunya tak bisa dipikir dengan jernih. sebenarnya saya tidak ingin berpikirin tidak benar dan mungkin mereka juga tidak melakukan hal buruk seperti apa yang saya pikirkan ... tetapi kejadian demi kejadian yang membawa saya dalam ketidakpercayaan menyebabkan saya semakin ragu, apakah hal yang benar jika saya tetap menanamkan keyakinan yang mungkin akan salah tempat? yang mungkin akan merugikan diri saya?
saat itu saya hanya bisa memohon, tuhan memberikan seseorang yang bisa membuat saya bahagia tanpa saya harus selalu sakid hati ... walaupun selama ini untuk membahagiakan orang lain saya masih berusaha...
dan semalam, saya cuman bisa menatapnya yang hendak tidur. dan terlintas semua perkataan, cerita dan setengah perjalanan hidupnya di benak saya dan terbaur dengan segala kejadian awal dan sampai detik saya menatapnya. dan hati ini terharu dan iba, pada semua insan yang terlibat di dalamnya, pada diri ini dan dirinya. pada semua pengorbanan atas perasaan dan fisik yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, demi pencarian sesuatu yang mendalam di lubuk hati.
saya hanya bisa berharap presentase itu akan terus bertambah sehingga saya bisa berkeputusan untuk tetap tinggal di sampingnya... kalaupun tidak, saya akan tetap menyayanginya walaupun tak bersamanya, sampai saya menemukan jiwa baru yang bisa membuat saya jatuh cinta seperti saya jatuh cinta padanya ...
udah seminggu lebih ini mikir banyaaaaak banged. mikirin semuanya ... yang mungkin gag pernah mikirin saya ... hehehe. jumat kemaren semped sampe gag tidur. gag bisa tidur. udah dimerem-meremin tapi tetep gag bisa. ya itu tadi, otak terus mikir. ngerenungin dari awal kejadian sampai detik terakhir dimana saya gag bisa mejemin mata saya. mikirin segala sebab akibat dan imbas yang saya terima, dari semua yang sudah saya lakukan selama ini. memikirkan adakah gerangan mereka, semua yang di sekitar saya, pernah sekali saja memikirkan saya : eksistensi saya, cara berpikir saya, prinsip saya dan terlebih lagi perasaan saya. adakah saya memang diperlukan untuk sebagai seseorang yang dibutuhkan keberadaan saya dan tak mau kehilangan atau diperlukan karena saya bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka.
terkadang saya ingin lari dari situasi yang saya anggap merugikan baik fisik maupun batin dan perasaan saya. energi saya terbuang percuma, apalagi emosi saya menjadi tak terkontrol menyebabkan segala sesuatunya tak bisa dipikir dengan jernih. sebenarnya saya tidak ingin berpikirin tidak benar dan mungkin mereka juga tidak melakukan hal buruk seperti apa yang saya pikirkan ... tetapi kejadian demi kejadian yang membawa saya dalam ketidakpercayaan menyebabkan saya semakin ragu, apakah hal yang benar jika saya tetap menanamkan keyakinan yang mungkin akan salah tempat? yang mungkin akan merugikan diri saya?
saat itu saya hanya bisa memohon, tuhan memberikan seseorang yang bisa membuat saya bahagia tanpa saya harus selalu sakid hati ... walaupun selama ini untuk membahagiakan orang lain saya masih berusaha...
dan semalam, saya cuman bisa menatapnya yang hendak tidur. dan terlintas semua perkataan, cerita dan setengah perjalanan hidupnya di benak saya dan terbaur dengan segala kejadian awal dan sampai detik saya menatapnya. dan hati ini terharu dan iba, pada semua insan yang terlibat di dalamnya, pada diri ini dan dirinya. pada semua pengorbanan atas perasaan dan fisik yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, demi pencarian sesuatu yang mendalam di lubuk hati.
saya hanya bisa berharap presentase itu akan terus bertambah sehingga saya bisa berkeputusan untuk tetap tinggal di sampingnya... kalaupun tidak, saya akan tetap menyayanginya walaupun tak bersamanya, sampai saya menemukan jiwa baru yang bisa membuat saya jatuh cinta seperti saya jatuh cinta padanya ...
[dB] @ 4:52 PM [
]